Teori Manajemen untuk Memilih Pasangan Hidup


Seorang teman pria saya sampai sekarang masih jomblo. Padahal usianya sudah hampir 30 tahun. dia memiliki tampang yang lumayan ganteng. Terus kenapa dia masih jomblo? Usut punya usut ternyata masih jomblo karena dia bingung memilih. Selama ini sudah ada beberapa orang wanita yang suka padanya (sombong banget sih ni orang!), tapi dia bingung mau memilih yang mana.

Kapan mau sejahtera dan bahagia dunia akherat bersama keluarga sendiri kalo gitu. Bersyukurlah saya jelek-jelek gini ada yang mau, sudah bekerluarga, udah mau punya anak dua lagi (menghibur diri…). Suatu hari teman saya itu curhat, dia ingin segera menikah tapi bingung memilih diantara empat wanita yang ada (Busyet, banyak amat!!!). Nama mereka (sengaja disamarkan) sebut saja Bunga, Mawar, Lily, dan Melati (kok kaya diberita penggerebekan ya). Saya sarankan dia untuk sholat istikharoh memohon petunjuk Allah agar diberikan petunjuk terbaik. Tapi memang dasar, ternyata dia ga begitu dekat dengan agama. Sholat saja kadang masih loncat-loncat (sama sih kaya saya). Lalu saya teringat pelajaran kuliah dulu di jurusan manajemen bisnis. Kalo ga salah mata kuliah manajemen strategi. Disitu ada teori pengambilan keputusan dengan konsep AHP atau Analytical Hierarchy Process.

AHP diperkenalkan oleh Thomas L Saaty dalam bukunya “The Analytic Hierarchy Process”  tahun 1990. AHP adalah salah satu dari beberapa model pendakatan pengambilan keputusan dengan banyak atribut. Sebenarnya masih banyak sih metode yang lain tapi yang paling saya pahami adalah AHP. Selain itu AHP juga bisa dikerjakan dengan mudah menggunakan software expert choice.

Akhirnya saya sarankan kepada dia untuk menggunakan metode tersebut. Sambil membantu dia saya jelaskan cara-caranya. Pertama-tama tentukan dulu kriteria yang hendak dipilih. Seperti kita memilih mobil (contoh waktu kuliah pake mobil) kriterianya seperti irit, sparepart banyak, mudah dikendalikan, nyaman, dll. Untuk memilih pasangan juga begitu. Kriteria yang teman saya tetapkan adalah cantik, mandiri, cerdas, beriman, baik hati, sederhana, dan supel (pantes aja ga dapet-dapet, kriterianya banyak banget). Nanti kriteria-kriteria itu akan dibanding-bandingkan dan akan disesuaikan dengan masing-masing wanita pilihan. Langsung saja deh kita lihat prosesnya menggunakan expert choice.

Pertama buka expert choice (yang saya gunakan expert choice 11) yang bisa di download dari internet (cari aja banyak ko). Kalau sudah dibuka akan muncul dialog box seperti dibawah ini. Langsung klik Direct yang ada di Create new model. Klik ok lalu akan muncul dialog box untuk menyimpan file. Beri nama file kemudian simpan. Saya kasih nama filenya memilih istri. Lalu klik open.

 

 

 

 

 

 

 

Kemudian akan muncul perintah untuk memasukan tujuan di kolom enter your goal description. Masukkan memilih istri ideal. lalu tekan enter. Kemudian akan masuk ke daerah kerja yang sesungguhnya.

Pada bagian kanan ada pilihan Add alternative, klik disitu maka akan muncul perintah untuk memasukan alternative name. Masukan nama pertama yaitu Bunga lalu enter. Ulangi dari pilih Add alternative sampai enter untuk memasukkan nama yang lain sehingga hasil akhirnya akan diperoleh tampilan seperti dibawah.

Kemudian Klik bagian Goal: memilih istri ideal. Klik bagian edit, kemudian pilih Insert Child of Current Node. Ini untuk memasukkan kriteria-kriteria pilihan tadi. Ganti tulisan 1st (L:1,000) dengan kriteria cantik, kemudian tekan enter dan masukkan kriteria yang lainnya seperti mandiri, cerdas, beriman, baik hati, sederhana, dan supel. Hasil akhirnya akan terlihat seperti dibawah.

Kemudian klik bagian 3:1 dan lakukan perbandingan mana yang lebih penting. Disini Teman saya membandingkan bahwa Mandiri dua kali  lebih penting dari Cantik, cerdas dua kali lebih penting dari cantik,  beriman empat kali lebih penting dari cantik, cantik dua kali lebih penting dari baik hati, cantik dua kali lebih penting dari sederhana, supel dua kali lebih penting dari cantik, mandiri dua kali lebih penting dari cerdas, mandiri sama pentingnya dengan beriman, mandiri sama pentingnya dengan baik hati, mandiri dua kali lebih penting dari sederhana, mandiri tiga kali lebih penting dari supel, beriman empat kali lebih penting dari cerdas, baik tiga kali hati lebih penting dari cerdas, sederhana dua kali lebih penting dari cerdas, cerdas tiga kali lebih penting dari supel, beriman enam kali lebih penting dari baik hati, beriman enam kali lebih penting dari sederhana, beriman delapan kali lebih penting dari supel, sederhana dua kali lebih penting dari baik hati, baik hati dua kali lebih penting dari supel, dan sederhana tiga kali lebih penting dari supel (waduh banyak amat ya…). Sehingga diperoleh tampilan seperti dibawah.

Klik di sembarang tempat hingga muncul kotak dialog Record judgement and calculate, klik ok. Kemudian klik kembali bagian yang ada di sebelah kiri 3:1 sehingga muncul tampilan

Nah, sampai sini sudah diketahui mana kriteria yang paling penting, yaitu wanita tersebut harus beriman, kemudian mandiri, dan seterusnya. Langkah selanjutnya adalah membandingkan antara keempat wanita yang ada. Klik Cantik (L:,095) kemudian klik 3:1 sehingga muncul tampilan seperti dibawah.

Nah, disini tinggal dibandingkan deh. Siapa berapa kali lebih cantik dibandingkan siapanya. Kalau teman saya membandingkannya seperti ini:

Jika sudah dimasukkan akan ada tampilan seperti dibawah.

Dari tampilan tersebut diperoleh bahwa yang memperoleh nilai paling tinggi adalah Bunga 0,567 diikuti oleh Lily 0,221 Melati 0,144 dan terakhir Mawar 0,068. Dengan begitu diperoleh bahwa calon istri ideal adalah Bunga. Namun semua itu kembali kepada teman saya. Akhirnya balik lagi harus sholat Istikharoh, karena secanggih apapun metode yang kita pakai tidak bisa melawan metode Allah. AHP ini hanya untuk membantu saja.

Pos ini dipublikasikan di Apa Aja dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Teori Manajemen untuk Memilih Pasangan Hidup

  1. Jaja berkata:

    Wah, bisa juga ya. Ga pernah kepikir sebelumnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s