Sebenarnya Kita Membaca Perkata bukan Mengeja Perhuruf


Coba baca tulisan dibawah:

Atruan Hruuf Dlaam Ktaa Tiadk Penitng
Murenut sautu pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, atruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng.
Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasyna bsia dtiluis bernaatakan, teatpi ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak mebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa. Laur bisaa kan?

Dapatkah anda membaca kalimat diatas?
Jika bisa berarti otak anda masih normal belum mengalami gangguan jiwa he..

Saya pernah diberitahu bahwa sebenarnya manusia dapat membaca per kata dan bukan mengeja perhuruf. Maka tidak aneh jika ada tulisan salah pada buku atau yang lainnya kita secara otomatis akan dapat membacanya atau membetulkannya asal huruf depan dan belakangnya tidak berubah dan sesuai bahasa yang kita pahami tentunya.

Salah satu pendapat tentang hal itu menyatakan bahwa menurut teori otak banyak bekerja dengan cara mengasosiakan suatu informasi dengan informasi yang lain yang sudah tersimpan. Kemampuan membaca kalimat yang salah letak tersebut dikarenakan otak kita merekonstruksi kata tersebut dengan ingatan yang sudah terdapat dalam otak kita. Dengan demikian, bila menemui kata baru maka bisa tetap mengalami kesulitan baca, atau terjadi salah mengartikan.

Maka dari itu kita bisa mengajarkan anak membaca sejak usia 3 bulan. Hah, 3 bulan!! Memang awalnya saya juga kaget dan tidak percaya mendengarkan informasi itu. Bagaimana mungkin anak usia 3 bulan dapat membaca. Teman saya bilang anak bayi memang sudah bisa membaca, hanya saja dia belum bisa mengucapkan apa yang dia baca itu. Otak anak adalah sebuah super komputer yang bisa menyerap banyak informasi yang didapat termasuk kata-kata. Maka dari itu kita juga harus hati-hati waktu berucap, jangan sampai mengucap kata-kata jelek didepan anak. Metode belajar membaca ini menggunakan kartu-kartu yang ditulis berbagai kata yang kemudian ditunjukkan ke bayi sambil kita membacakan apa kata yang ada di kartu tersebut. Dengan melihat tulisan yang ada di kartu dan mendengar suara kita, maka si anak dapat menyerap informasi bahwa suatu kata yang dia dengar dari suara kita, tulisannya adalah seperti yang dia lihat di kartu yang kita tunjukkan. Metode mengajar membaca ini diperkenalkan oleh Glenn Doman dari amerika.

Awalnya saya ragu akan metode ini. Keraguan saya akhirnya terjawab setelah melihat bukti video teman saya yang diunggah di facebook miliknya, memperlihatkan anaknya yang usianya belum 2 tahun sudah bisa membaca. Didalam video itu diperlihatkan si anak duduk ditengah-tengah diantara tiga orang. Ada ibu, dan dua orang saudaranya yang lebih besar. Si ibu menunjukkan dua buah kartu besar yang masing-masing sudah ditulis sebuah kata. Tangan kiri si ibu memegang kartu bertuliskan “Pisang” dan tangan kirinya memegang kartu bertuliskan “Apel”. Lalu si anak ditanya, “mana yang pisang?”. Dengan cepat si anak menunjuk ke kartu yang dipegang di tangan kanan si ibu yang bertuliskan pisang. Begitu pula dengan kedua saudaranya, si anak dengan cepat menjawab mana yang menjadi pertanyaan tanpa salah!

Sebenarnya saya juga mau menerapkan metode ini ke anak saya waktu itu. Tapi untuk menerapkan metode ini memang dibutuhkan kesabaran, karena akan banyak waktu terbuang. Tapi jika menyaksikan video teman saya tadi, ternyata waktu yang terbuang tidak akan sia-sia. Sekarang anak saya sudah berumur 3 tahun lebih. Saya akan coba mungkin masih bisa melakukan metode seperti itu. Kalau tidak bisa ya terpaksa menggunakan metode konvensional. Mungkin anak ke 2 bisa diajarkan. Tapi harus sabar…

Pos ini dipublikasikan di Apa Aja dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s