Bumbu Masak dari Manggis


Asam Kandis Asam Gelugur
Ketiga Asam Siriang-riang
Menangis Mayat Dipintu Kubur
Teringat Badan Tidak Sembahyang

Sebait pantun ini sering saya dengar saat SD, waktu pelajaran Bahasa Indonesia. Pantun ini sangat terkenal sehingga sangat sering di ajarkan oleh guru waktu SD. Entah apa karena gurunya kurang kreatif untuk menciptakan pantun yang lainnya atau karena hal lain.

Namun saat itu saya tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan asam kandis dan asam gelugur. Yang saya tahu asam kandis dan asam gelugur adalah bumbu yang digunakan untuk memberikan citarasa asam pada masakan, mungkin sejenis asam jawa dalam hati saya waktu itu berpendapat seperti itu. Sayapun mengetahui itu waktu sudah menikah dan diberitahu oleh istri saya yang orang Sumatera. Kata istri saya asam kandis itu banyak digunakan di masakan Sumatera, sedangkan orang Jawa biasanya menggunakan asam jawa. Mungkin saya yang dari kecil tinggal di Jawa dan berayah ibukan orang Sunda dan Jawa tidak mengenal asam kandis. Memang katanya asam kandis itu banyak digunakan oleh orang-orang Sumatera atau Melayu yang masakannya didominasi oleh citarasa pedas dan asam (wikipedia).

Namun ternyata setelah saya melakukan perjalanan ke tanah leluhur saya (Sumatera Barat), saya mengetahui hal yang lain dari asam kandis dan asam gelugur. Ternyata asam kandis dan asam gelugur merupakan buah dari keluarga buah manggis yang dimanfaatkan kulitnya untuk dijadikan bumbu masak. Saat saya pulang kerumah membawa contoh asam kandis yang sudah dikeringkan juga istri saya juga baru tahu kalau asam kandis berasal dari buah keluarga manggis. Memang jika sudah dikeringkan bentuknya tidak lagi seperti kulit buah, bahkan cenderung seperti asam biasa. Jika manggis biasa mempunyai nama latin Garcinia mangostana, Asam kandis mempunyai nama latin Garcinia xanthochymus, Asam gelugur mempunyai nama latin Garcinia atroviridis.

Sayangnya saat itu tidak lengkap saya melihatnya. Saya hanya melihat pohon asam kandis yang tidak ada buahnya. Bedanya dengan manggis biasa, daun asam kandis jauh lebih kecil. Selain itu daunnya juga bisa dijadikan bumbu masak sebagai sumber asam karena saya setelah mencoba mengunyah daun asam kandis rasanya memang asam. Sedangkan pohon asam gelugur saya tidak melihatnya saat itu.

Perbedaan daun manggis biasa dan daun asam kandis

Perbedaan daun manggis biasa dan daun asam kandis

Pos ini dipublikasikan di Apa Aja, Pertanian, Uncategorized dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Bumbu Masak dari Manggis

    • aditkilus berkata:

      wah, saya sendiri belum lihat. Baru pohon asam kandis aja, nanti setelah riset saya tentang keanekaragaman manggis disetujui saya bakal liat bermacam-macam varietas manggis lainnya.

  1. Ping balik: Kerabat-kerabat manggis | Catatan Si Adit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s