Sky Aviation Pangkalpinang-Tanjungpandan (Petualangan di Babel 3)


Setelah survey Durian di Kabupaten Bangka Barat, saya melanjutkan survey ke Kabupaten Belitung untuk survey komoditas manggis. Dari Bangka Barat perjalanan darat 3 jam hingga ke bandara Pangkalpinang. Perjalanan akan kami lanjutkan melalui jalur udara ke Tanjungpandan di Kabupaten Belitung. Sebenarnya bisa sih melalui jalur laut tapi memakan waktu hingga 5 jam perjalanan dan saat itu laut sedang bergejolak.

Untuk sampai ke Tanjungpandan di Belitung hanya ada satu maskapai penerbangan yang melayani jalur tersebut yaitu menggunakan Sky Aviation. Namanya kurang terkenal sih ya. Kata teman saya yang ada di Tanjungpandan Belitung dari Pangkalpinang ke Belitung ada penerbangan Sky tapi hanya satu kali dalam satu hari. Sebelumnya di Jakarta kami sudah memesan tiket sky aviation dari Pangkalpinang ke Tanjungpandan. Untung waktu itu ada penerbangan sore soalnya biasanya penerbangan hanya dilakukan 1 kali sehari pada pagi hari. Kami sangat beruntung waktu itu ada penerbangan tambahan di sore harinya. Yang menjadi kekhawatiran kami saat itu adalah mendung di sore hari yang bisa menyebabkan pesawat gagal berangkat.

Pesawat yang kami gunakan adalah pesawat kecil. Kalo ga salah namanya fokker berapa gitu. Ini pengalaman pertama saya naik pesawat kecil yang kira-kira hanya muat untuk 20 orang. Bentuknya kira-kira seperti pesawat N250 yang dibangga-banggakan IPTN dulu. dengan baling-baling benar-benar baling-baling di sayap pesawatnya. Sayapnyapun terletak diatas jendela penumpang.

Saya jadi teringat Mantan Presiden BJ Habibie yang katanya pernah punya pemikiran kalo Indonesia ini negara kepulauan jadi transportasi udara adalah yang tepat digunakan untuk menjangkau tiap-tiap daerah kalo pembangunan mau merata. Benar juga kata Pak Habibie, jarak Pangkalpinang-Tanjungpandan yang lewat laut bisa 5 jam, jika lewat udara bisa ditempuh hanya 35 menit.

Ada yang lucu waktu pertama naik pesawat tersebut. Seperti di pesawat-pesawat lainnya kita akan disambut didalam oleh pramugari yang cantik. Saya lihat waktu itu seorang pramugari yang memang cantik dengan kulit putih bersih. Lalu dia berkata “selamat datang…”. Nah.. Waktu dia bilang selamat datang itu tiba-tiba saya jadi bingung, suaranya kok ngebass kaya laki-laki. Karena saya duduk dekat pintu masuk, saya jadi terus memperhatikan si pramugari itu. Bodynya agak bahenol, tidak seperti pramugari pada umumnya yang “kutilang darat”. Saya lihat dadanya, sepertinya asli (tapi bisa juga dibuat seperti asli kan ya?). Tapi lehernya memang terlihat agak tebal dibanding perempuan biasanya. Pertanyaan saya dalam hati “itu perempuan atau bukan ya…??”

Pertanyaan itu tidak pernah terjawab hingga saya mendarat di Tanjungpandan Belitung. Tapi berkesan jugalah naik Sky Aviation. Pelayanannya baik dan tepat waktu juga perjalanannya. Diatas langit saya melihat pulau Bangka yang memang bentuk pantai timurnya memanjang seperti di Peta. Hanya 35 menit kami terbang, tapi makanan yang disajika terdiri dari 2 buah kue dan sebotol Aqua yang alhamdulillah sudah membuat kenyang.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s