Negeri Laskar Pelangi (Petualangan di Babel 4, end..)


CIMG0773Jaman dulu waktu SD, atau SMP, belum pernah saya mendengar sebuah daerah yang namanya Belitung. Seingat saya pertama kali saya akrab dengan nama Belitung adalah pada saat saya kuliah dimana ada tiga orang teman saya berasal dari Belitung. Ditambah lagi waktu novel laskar pelangi dilanjutkan dengan pembuatan filmnya yang booming di pasaran, nama belitung semakin terkenal. Pada saat saya survey mengenai manggis, kami berkesempatan mengunjungi pulau yang indah ini.

Belitung merupakan satu pulau di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terletak di sebelah timur Pulau Bangka. Satu pulau terdiri dari 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat Belitung mungkin harus berterima kasih kepada Andrea Hirata, salah satu putra belitung yang berhasil mengharumkan sekaligus mempromosikan nama daerahnya lewat novelnya yang meledak di pasaran.

Waktu kami di Belitung saat itu hanya satu hari. Sebagai sebuah pulau kecil, mungkin dalam satu hari bisa kita mengelilingi pulau itu seluruhnya. Tapi karena tujuan waktu itu adalah untuk survey mengenai manggis akhirnya kita hanya bisa mengunjungi beberapa tempat di Pulau itu.

Setelah survey, petugas dinas pertanian yang mendampingi kamipun mengantarkan kami menyusuri Pulau Belitung. Dengan bangga dia memperlihatkan daerahnya. Memang dia biasa seperti itu waktu ada orang-orang luar yang datang dinas ke Belitung, dengan bangga dia mengajak berkeliling. Pertama kami mengunjungi daerah Gantong, untuk mengunjungi replika sekolah laskar pelangi di daerah Belitung Timur. Tempat tersebut merupakan lokasi syuting film laskar pelangi yang juga tempat dimana masa kecil Andrea Hirata dihabiskan.

CIMG0727

Replika SD Muhammadiya Gantong tempat syuting film Laskar Pelangi

CIMG0730

Nampang dulu…

CIMG0734

Sampe diganjel balok…

Di lokasi itu juga terdapat museum kata Andrea Hirata yang katanya merupakan museum sastra pertama di Indonesia. Bangunan museum ini tidak seperti museum pada umumnya, namun bentuknya serupa seperti rumah di sekitarnya.  Untuk masuk situ disediakan baskom untuk meletakan uang seikhlasnya untuk kebersihan. Alas kaki juga harus dilepas ketika memasuki rumah yang lantainya beralas tikar ini.

CIMG0742

Ruangan depan museum kata. Kata-kata dari novel dipajang-pajangin

CIMG0750

Lagi menghayati…

Jalan-jalan di Belitung termasuk jalan yang bagus, jarang sekali terlihat jalan yang jelek. Mungkin pemerintah daerah disana benar-benar menggalakkan daerah Belitung sebagai tempat wisata, makanya daerahnya dibangun sehingga wisatawan betah tinggal disana. Masyarakat belitung harus benar-benar berterimakasih kepada Andrea Hirata.

Satu tempat yang paling berkesan adalah Pantai Tanjung Tinggi Kabupaten Belitung, atau biasa dikenal dengan Pantai Laskar Pelangi. Karena di pantai itu tempat syuting film Laskar Pelangi dilakukan. Sebenarnya cerita laskar pelangi berlokasi di daerah Gantong di Kabupaten Belitung Timur, tapi pantai di Belitung Timur katanya kurang indah dibandingkan pantai di Kabupaten Belitung. Jadi Syuting film waktu adegan di pantai diambilnya di Kabupaten Belitung. Keindahan pantai ini terus terang membuat saya jatuh cinta. Pasir putih yang terbentang dan air yang jernih, dengan batu-batu besar yang ada di pinggir pantai sangat indah terlihat, seperti ada tangan raksasa yang menyusun batu-batu itu. Setibanya di pantai ini saya sebenarnya tergoda untuk berlarian dan bermain di pantai. Benar-benar sempurna, seolah merasa di suatu tempat yang ada di mimpi. Saking beningnya air laut, terlihat jelas seekor ikan berlari-lari bermain berkejaran dengan seekor gurita (itu mau dimangsa kali…!!!)

CIMG0761

Tempat syuting laskar pelangi

CIMG0773

CIMG0768 CIMG0767

CIMG0792

Tim Anjak Puslitbang Hortikultura

Di pantai ada beberapa tempat makan yang menyuguhkan sea food. Ada satu makanan khas Belitung yang kami santap saat itu yaitu Gangan, masakan ikan berkuah dengan bumbu-bumbu khas belitung. Sepulangnya dari pantai kami kembali ke penginapan. Di jalan terlihat banyak hotel-hotel baru mulai dibangun. Investor mungkin sudah banyak yang membaca bahwa daerah Belitung ini akan menjadi daerah wisata yang potensial.

Sayang waktu kami di Belitung saat itu tidak panjang karena besoknya kami harus pulang ke Jakarta. Lain kali saya bercita-cita mengajak keluarga untuk berkunjung ke pulau indah ini. Di bandara saya melihat banyak wisatawan-wisatawan yang mungkin datang dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Palembang berkunjung ke Belitung. Di perjalanan pulang kembali ke Jakarta saya berpikir bahwa Pulau Belitung dapat menjadi alternatif baru berwisata menggantikan Pulau Bali. Atau bahkan dapat menjadi Bali yang baru yang dapat menunjang pariwisata Indonesia.

Pos ini dipublikasikan di Apa Aja, Pikiran Kotor, Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s