Berpetualang di Negeri Kincir Angin (Part 5: Horticulture in Netherlands)


Sebagai orang yang bisa dibilang baru dalam dunia hortikultura, saya senang sekali mendapat kesempatan untuk mempelajari hortikultura di negara lain. Horticulture sector development for emerging markets. Itulah judul dari training yang saya ikuti di Wageningen, Belanda pada tanggal 9-27 Mei 2016. Disini saya mempelajari mengenai konsep rantai nilai pada bisnis hortikultura di Negara Belanda. Beberapa diantaranya dapat diterapkan di Indonesia dan beberapa diantaranya yang lain mungkin masih berat untuk dapat diterapkan karena membutuhkan modal yang tidak sedikit. Selengkapnya…

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Berpetualang di Negeri Kincir Angin (Part 4: Negeri penuh bunga)


20160514_120318Bagi bangsa Indonesia mungkin komoditas tanaman hias apalagi bunga bukan merupakan prioritas dalam pembangunan pertanian. Kenapa seperti itu? Jawabannya simple, karena kita tidak makan bunga. Pembangunan pertanian di Indonesia masih fokus kepada pemenuhan pangan rakyatnya yang berjumlah 250 juta jiwa. Rakyat kita belum memikirkan masalah tanaman hias yang merupakan kebutuhan sekunder atau bahkan tersier yang mungkin hanya dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki uang lebih. Saat ini yang dipikirkan bagaimana agar seluruh rakyat Indonesia dapat tercukupi kebutuhan pangannya dan mudah mengaksesnya (dalam arti bisa membelinya). Berbeda dengan Belanda yang negara maju yang akses terhadap pangan sudah bagus, dimana kebutuhan pangan sudah tidak lagi menjadi masalah. Selengkapnya…

Dipublikasi di Pertanian, Uncategorized | Tag , , , , , , , , | 1 Komentar

Berpetualang di Negeri Kincir Angin (Part 3: Meet the Netherlands)


Tiga minggu di Belanda tidak lengkap kalo tidak jalan-jalan mengetahui seperti apa sih negara ini. Sebuah negara kecil yang pernah menguasai Indonesia di masa lalu yang katanya bagus dan indah. Katanya dari ujung barat ke ujung timur Belanda hanya ditempuh selama 3,5-4 jam, dan ujung utara hingga ujung selatan selama 5 jam dengan kecepatan normal di freeway. Jalan-jalan pertama saya adalah hanya sekedar berjalan kaki melihat-lihat sekitar hotel Hof van Wageningen. Hotel yang saya tempati tersebut bisa dibilang berada di tengah-tengah Wageningen. Di dekat hotel ada pusat kota berupa jalan lorong (mereka menyebutnya Centrum) yang hanya bisa dilewati sepeda dan pejalan kaki. Selengkapnya..

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Berpetualang ke Negeri Kincir Angin (Part 2: and the class begin)


Hari pertama bangun di Wageningen. Sebuah kota kecil di Belanda yang terkenal dengan Wageningen University and Research. Sebuah kota pelajar dimana suasana disana tenang sekali, pas untuk belajar. Pagi itu terasa agak aneh karena bangun di negeri asing. Suasana juga berbeda dengan suasana bangun di pagi hari di Bogor. Walaupun katanya Wageningen itu kota kembarnya Bogor, tapi kayanya Bogor jaman dulu deh. Subuh saat itu sekitar pukul 4.00 pagi dan matahari terbit pukul 5.00. Selengkapnya…

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Berpetualang ke Negeri Kincir Angin (Part 1: Berangkat dan Nyampe)


Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan mengikuti training yang bertajuk “Horticulture Sector Development for Emerging Markets” yang diadakan oleh Wageningen University and Research, di Wageningen, Belanda. Saya dapat info training ini dari kantor yang mengumumkan beberapa training internasional yang dapat diikuti dengan dana dari kantor. Terus terang ini pertama kali saya mengajukan untuk ikut training internasional dan ikut trainingnya di luar negeri pula. Excited banget deh pokoknya.. Selengkapnya…

Dipublikasi di Apa Aja, Uncategorized | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Menciptakan Petani Tangguh


Katanya sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Setidaknya itu menurut buku-buku pelajaran di sekolah-sekolah.¬†Memang menurut beberapa sumber data sektor pertanain masih merupakan penyumbang terbesar bagi penyerapan tenaga kerja di Indonesia, bersama-sama dengan sektor¬†perdagangan, jasa kemasyarakatan, dan sektor industri . Namun dari data BPS menunjukkan bahwa pada awal tahun 2014 jumlah penduduk yang bekerja di semua sektor jumlahnya naik, kecuali pertanian. Selengkapnya…

Dipublikasi di Pertanian, Pikiran Kotor, Uncategorized | Tag , , | Meninggalkan komentar

Penilaian Sikap dan Persepsi konsumen Terhadap Beberapa Atribut Produk Buah Jeruk Lokal dan Impor Sebagai Dasar Pengingkatan Daya Saing Jeruk Nasional


Tulisan pertama sebagai peneliti

Penilaian Sikap dan Persepsi konsumen Terhadap Beberapa Atribut Produk Buah Jeruk

Dipublikasi di Pertanian, Pikiran Kotor | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar